3 Gejala DBD Pada Orang Dewasa

Demam berdarah dengue atau DBD merupakan penyakit yang seringkali menjangkiti masyarakat Indonesia. Bahkan belum lama ini terjadi lebih dari 34.422 kasus DBD di beberapa kabupaten dan kota di Indonesia. Banyaknya keluhan rumah sakit karena penyakit demam berdarah dengue atau DBD membuat Kemenkes menilainya sebagai “Panic Response”.

Beberapa waktu yang lalu, tepatnya pada awal Maret 2019, ketua MPR Republik Indonesia Zulkifli Hasan dirawat di rumah sakit karena mengalami sakit demam berdarah dengue. Hal ini seolah mengangkat fakta bahwa penyakit DBD dapat menyerang siapapun tanpa mengenal status.
Meski kehadiran nyamuk aedes aegypti (penyebab penyakit DBD) dapat diantisipasi dengan jumantik (juru pemantau jentik), namun tidak menutup kemungkinan bahwa nyamuk ini tetap bisa menjangkiti masyarakat setempat. Terlebih lagi, saat ini Indonesia tengah ada dalam musim hujan.

Seperti kasus penyakit DBD di atas, membuktikan bahwa penyakit ini tidak hanya sekadar menyerang anak-anak saja. Penyakit ini juga menyerang orang dewasa. Meski orang dewasa memiliki sistem kekebalan tubuh yang tinggi, tetap saja nyamuk ini bisa merobohkan sistem imun orang dewasa. Oleh karena itu, Anda perlu waspada. Gejala DBD pada orang dewasa terbagi menjadi tiga jenis antara lain sebagai berikut.

Gejala Demam Berdarah Dengue Klasik
Gejala demam berdarah dengue klasik merupakan gejala demam berdarah yang dimulai usai masa inkubasi dari gigitan nyamuk yang terinfeksi. Adapun masa infeksi tersebut berlangsung dalam kurun wakt 4-7 hari. Gejala demam berdarah dengue klasik antara lain demam tinggi hingga mencapai 40o C, sakit kepala parah, nyeri pada bagian belakang mata, nyeri sendi dan otot, mual dan muntah serta munculnya ruam atau bintik-bintik merah di seluruh tubuh.

Gejala Demam Berdarah Dengue Hemorrhagic Fever
Gejala demam berdarah dengue hemorrhagic fever merupakan gejala DBD pada orang dewasa lainnya. Gejala ini muncul setelah gejala demam berdarah dengue klasik masih berlanjut. Gejala DBD ini merupakan gejala DBD lanjutan dari gejala DBD klasik.

Adapun gejala yang berlanjut adalah adanya kerusakan pada pembuluh darah dan kelenjar getah bening. Selain itu, adanya pendarahan di gusi, hidung serta bagian bawah kulit yang menyebabkan memar pada tubuh. Jika sudah begini, Anda harus waspada. Sebab gejala ini dapat menyebebkan kematian.

Gejala Demam Berdarah Dengue Shock  Syndrome
Gejala DBD yang paling parah adalah gejala demam berdarah dengue shock syndrome. Gejala ini merupakan lanjutan dari gejala demam berdarah dengue hemorrhagic fever. Adapun gejala tambahan dari gejala DBD ini antara lain terjadinya pendarahan yang parah, kebocoran di luar pembuluh darah hingga tekanan darah menurun drastis.

DBD adalah penyakit yang tidak dapat disepelekan. Bukan hanya menjangkiti anak-anak saja, namun DBD juga dapat menjangkiti orang dewasa. Oleh karena itu, Anda perlu mengenali gejala penyakit DBD pada orang dewasa. Ingat, Anda harus tetap waspada dan menjaga kesehatan Anda.
3 Gejala DBD Pada Orang Dewasa 3 Gejala DBD Pada Orang Dewasa Reviewed by Laily Kandangan on 4:45 PM Rating: 5
Powered by Blogger.